Latest News

Recent Posts

Saturday, November 28, 2020

SPIRITUALITAS JAWA

 SPIRITUALITAS JAWA

✍️ Spiritualitas Jawa telah ada ribuan tahun sebelum Masehi, jauh sebelum lahirnya agama² Samawi. Konsep Tuhan dalam Spiritualitas Jawa adalah unik..., khas..., dan berbeda dengan konsep tentang Tuhan versi agama Samawi /Abrahamik.

✍️ Agama Samawi yang berasal dari  bangsa-bangsa yang ada di Timur Tengah..., memiliki konsep Tuhan yang cenderung anthropomorfis, yang bersifat dan berperilaku sebagaimana manusia...;  seperti  senang..., marah..., cemburu..., menyuruh /memerintah..., menghukum dan sebagainya.

✍️ Spiritualitas Jawa..., tidak pernah menggambarkan Tuhan dengan konsep sebagai personal atau sosok raksasa di atas langit..., yang bebas melakukan apa saja terhadap manusia...;  seperti menguji..., memerintah..., melarang..., menghukum..., atau memberi hadiah...,  dan sebagainya layaknya perilaku manusia yang lain.

✍️ Dalam spiritualitas Jawa..., Tuhan lebih sering disebut dengan istilah Hurip ( Hidup ) ..., atau Sang Hyang Hurip / Sang Maha Hidup. 

✍️ Konsep ini lebih bersifat abstrak dan universal ..., daripada konsep tentang Tuhan sebagai sosok yang bersifat anthropomorfis tadi.

✍️ Itulah sebabnya..., dalam spiritualitas Jawa tidak ada istilah menyenangkan Tuhan..., memperjuangkan Tuhan..., membela Tuhan..., ataupun berperang atas nama Tuhan...; karena Tuhan dipahami sebagai Sumber, Dasar, dan Tujuan dari segala sesuatu..., the power of LIFE itself ( Sangkan Paraning Dumadi ).

✍️ Dengan demikian...,  spiritual Jawa bisa menghargai dan hidup harmonis selaras dengan kepercayaan dan keyakinan lain..., karena menganggap semua itu berasal dari Tuhan..., sehingga tidak perlu ada persaingan untuk menunjukkan atau berebut pengaruh mengenai Tuhan milik siapa yang lebih benar.

✍️ Semuanya adalah berasal dan akan kembali kepada Tuhan juga..., tanpa ada pembedaan dan diskriminasi sedikitpun.

✍️ Itu juga sebabnya..., dulu orang Jawa bisa menerima dan mempersilakan semua agama dari bangsa-bangsa asing  untuk bisa masuk..., hidup..., dan berkembang di negeri ini.

✍️ Walaupun pada saat ini...; tidak sedikit dari mereka yang kemudian berkembang menjadi arogan..., ekspansif..., dan bahkan ingin menghilangkan atau  mengusir tradisi / budaya sang tuan rumah.

✍️ Spiritualitas Jawa..., juga tidak pernah mengenal misionari...; yaitu upaya ekspansi ataupun perekrutan massa. 

✍️ Spiritualitas Jawa...,  juga tidak pernah bicara tentang dominasi untuk menguasai dan mengatur seluruh dunia ke dalam satu sistem dan seragam yang sama.

✍️ Spiritualitas Jawa menghargai keragaman dan perbedaan secara sebenarnya..., bukan sekedar basa-basi di mulut saja.

✍️ Dan karena sifatnya yang demikian..., maka spiritualitas Jawa juga tidak sibuk mengatur tentang perilaku manusia..., melainkan sekedar berusaha membangkitkan kesadaran manusia.

✍️ Spiritualitas Jawa menyakini..., bahwa  dengan kesadaran itu manusia akan bisa mengatur dirinya sendiri dengan lebih baik.

✍️ Spiritualitas Jawa juga tidak menciptakan doktrin yang kaku dan tidak boleh diubah...,  karena menyadari bahwa pengertian manusia akan terus berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan tingkat kesadarannya seiring dengan waktu. 

✍️ Spiritualitas Jawa...,  juga tidak menciptakan sistem dan lembaga yang cenderung akan menciptakan penjara baru bagi umat manusia. 

✍️ Spiritualitas Jawa juga tidak menciptakan dokumentasi yang mati dan kaku..., karena menyadari bahwa KITAB  yang SEJATI letaknya ada di hati nurani dan sanubari manusia yang terdalam..., karena di situlah manusia akan bisa memahami "TUHAN" yang SEJATI .., dan bukan Tuhan yang sekedar sebagai "berhala mental" saja.

✍️ Spiritualitas Jawa juga tidak menciptakan teror..., ketakutan..., dan ancaman...; serta tidak ingin menciptakan perbudakan terhadap manusia berdasar ancaman dan rasa takut. 

✍️ Yang ada dalam Spiritualitas Jawa hanya  WELAS ASIH..., karena WELAS ASIH  terhadap semua ciptaan-NYA merupakan sifat dan HAKEKAT dari TUHAN  yang SEJATI..

Salam 
Welas Asih & Kebajikan

Rahayu ...🙏

Thursday, November 26, 2020

JANGAN BERHENTI DI TENGAH BADAI


 JANGAN BERHENTI DI TENGAH BADAI

Seorang Anak mengemudikan mobilnya bersama ibunya.

Setelah beberapa puluh kilometer, Tiba² awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.

“BAGAIMANA, Bu? Kita berhenti?”,
Si Anak bertanya.

“Teruslah.. !”, kata Ibu.

Anaknya TETAP menjalankan mobil. Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujanpun turun.

Beberapa pohon bertumbangan, Bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraan² besar juga mulai menepi & berhenti.

“Bu....?"

“TERUSLAH mengemudi..!!” kata Ibu, sambil terus melihat ke depan.

Anaknya TETAP mengemudi degan bersusah payah.

Hujan lebat menghalangi pandangan HANYA berjarak bebarapa meter saja.

Si Anak mulai takut.
NAMUN... tetap mengemudi WALAUPUN sangat perlahan.

Setelah melewati beberapa kilo ke depan, dirasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.

SETELAH beberapa kilometer, SAMPAILAH mereka pada daerah yg kering & matahari bersinar.

“SILAKAN berhenti & keluarlah”, kata Ibu
“KENAPA sekarang ?”, tanya-nya.
“Agar kau BISA MELIHAT seandainya berhenti di tengah badai”.

Sang Anak berhenti & keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Dia MEMBAYANGKAN orang² yg terjebak di sana.

Dia BARU mengerti bahwa JANGAN PERNAH BERHENTI di tengah badai KARENA akan terjebak dalam ketidak pastian.

JIKA kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, TERUSLAH berjalan, JANGAN berhenti & putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yg terus menakutkan.

LAKUKAN saja Apa yang dpt kita lakukan & yakinkan diri bahwa BADAI PASTI BERLALU.
KITA tidak kan pernah berhenti, tetapi maju terus Karena kita yakin bahwa di depan sana Kepastian dan Kesuksesan ada untuk kita...(teruskan baca narasi indah di bawah....👇 💑)

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!

BUTUH batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI..

BUTUH semak berduri supaya kita WASPADA..

BUTUH Pesimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH..

BUTUH Petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan..

Hidup Butuh MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN..

BUTUH Pengorbanan supaya kita tahu cara KERJA KERAS.

BUTUH air mata supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI.

BUTUH dicela supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI..

BUTUH tertawa dan senyum supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR..

BUTUH Orang lain supaya kita tahu kita TAK SENDIRI..

Jangan selesaikan MASALAH dengan mengeluh, berkeluh kesah, dan marah", Selesaikan saja dengan sabar, bersyukur dan jangan lupa TERSENYUM.

Teruslah MELANGKAH walau mendapat RINTANGAN, Jangan takut..
Saat tidak ada lagi tembok untuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud.

Perbuatan baik yg paling sempurna adalah perbuatan baik yg tidak terlihat, Namun.. Dapat dirasakan hingga jauh ke dalam relung hati.

Jangan menghitung apa yg hilang, namun hitunglah apa yg tersisa.

Sekecil apapun penghasilan kita, pasti akan cukup bila digunakan utk Kebutuhan Hidup.
Sebesar apapun penghasilan kita, pasti akan kurang bila digunakan utk Gaya Hidup.

Tidak selamanya kata-kata yg indah itu benar, juga tidak selamanya kata-kata yg menyakitkan itu salah.

Hidup ini terlalu singkat, 
Lepaskan mereka yg menyakitimu,
Sayangi mereka yg peduli padamu.
Berkah Dalem

Tuesday, November 24, 2020

JANGAN BOHONG, DEMOKRASI TIDAK MATI.

*DEMOKRASI PANCA SILA TIDAK MATI,BAHKAN MENJADI GRAND MASTER DARI BANYAK NEGARA DI DI DUNIA BAGAIMANA SEHARUSNYA BERDEMOKRASI*, 
Ini urain singkat :

*Bagi sy sih PANCASILA itu sudah final*. 

*Pancasila* merupakan *falsafah yang luar biasa*. Milik original Bangsa Indonesia

*Makna dan pengertian kelima sila sangat jitu* serta mengajarkan setiap orang bagaimana harus bersikap secara benar dan fundamental :  

*SILA 1* = ajaran menjujung tinggi *Ketuhanan YME* yang harus disembah dan dipuja oleh setiap makluk di Dunia. *Dialah pencipta alam semesta beserta seluruh isinya*. 

*SILA 2 s/d 5* = *Social Love*, kita saling menghormati sebagai ciptaan yang *satu dan sama*.
*Saling menghargai,saling memperhatikan,dan saling mengasihi sesama manusia*.
Jelas dan sudah *FINAL !!!*

*Terbukti HANDAL*, Rakyat Indonesia memiliki ratusan suku dan pulau,dan beragam bahasa namun hidup bersama rukun sudah ratusan tahun. *Tetap utuh dan hidup BERDAMPINGAN secara damai*.
Semua karena PANCASILA , *DEMOKRASI PANCASILA*.
*NKRI HARGA MATI !!* (jmg)

Monday, November 23, 2020

SEHUBUNGAN BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL

SEHUBUNGAN BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL SECARA MENDADAK HARAP DIPERHATIKAN HAL2 DIBAWAH inI DEMI KESELAMATAN KITA SAAT BEROLAHRAGA.

Tanda-tanda Awal Kita Mencapai Batas Kemampuan Bersepeda, Futsal, sepakbola atau berolahraga lainnya.

Ini hubungan antara tenaga, kebutuhan oksigen dan detak jantung. 

Otak kita saat berolahraga sangat membutuhkan supply oksigen yang cukup, yang dibawa oleh darah, dan dipompa oleh jantung. 

Sementara jantung memiliki kemampuan beragam bagi tiap orang, tergantung kondisi jantung, penyakit bawaan dan umur tiap orang.

Khusus berdasar umur rumusnya kira-kira: 220 - umur. Misal, 220 - 47 = 173, segitu lah kira-kira kita boleh memaksa jantung bekerja, 173 kali per menit. Tapi bisa lebih hanya untuk mereka yang sangat terlatih, dan bahkan bisa kurang untuk mereka yang tidak terlatih/jarang berlatih. 

Membatasi dengan rumus, (220 - umur) - 10, untuk main aman.

Sedang tanda-tanda jantung telah hampir sampai kemampuan maksimalnya saat berolahraga antara lain :https://nasihat.iniok.com/2020/11/sehubungan-banyak-kejadian-ketika.html

- Tahap 1, tubuh terasa panas. Saat mendekati batas maksimal kerja jantung.

- Tahap 2, sulit mengatur nafas. Sampai disini wajib mengurangi; kecepatan gerakan kaki atau bermain power.

- Tahap 3, berkunang-kunang dan/atau mual. Wajib berhenti.

- Tahap 4, blackout atau pingsan. Tahap ini bisa langsung ke tahap selanjutnya.

- Tahap 5, jantung berhenti bekerja

Hal-hal yang baik jika dilakukan:

1. Tidak melap tubuh saat berkeringat sebelum sampai tempat istirahat/finish. Karena tubuh mengeluarkan lendir untuk mengurangi penguapan berlebih yang bisa saja terhapus saat melap tubuh. Setelah kering kita biasa menyebutnya garam.

2. Selalu minum saat mulut terasa kering dan badan terasa panas secukupnya. biasanya membatasi 4 - 7 teguk.

3. Selalu menggunakan baju quick dry supaya pendinginan tubuh dengan penguapan keringat terus terjadi. Jika tidak menggunakan baju tersebut bisa dengan mengganti baju kering atau memeras agar baju tidak penuh dengan keringat dan menghambat angin.

4. Tidak langsung duduk atau rebahan saat istirahat atau ber kunang²).

5. Jangan memaksa diri jika sudah tidak kuat atau tidak sehat, dan jangan tinggalkan teman yang sudah mengalami kunang-kunang dan mual jika olahraga bersama.

Semoga membantu, tetap sehat dan tetap aman ....

(Source: dr.Sonny Gosal AIFO K3 Siloam Hospitals Group)

sekedar sharing buat yang hobi olahraga, salam sehaaat...👍

Sunday, November 22, 2020

Kapan seseorang DAPAT Berbagi ?

Kapan seseorang DAPAT Berbagi ?

JAWABANNYA:

Selagi Dia Sudah Dewasa

Selagi Dia Masih Kuat

Selagi Dia Memiliki Ada Yang Dibagi

Selagi Dia Ingin Mengasihi

Selagi Dia Bisa Melihat Dan Mendengar Keluhan Orang

Selagi Dia MASIH HIDUP

Apkah Saya Sudah MATI Sekarang Karena Tidak Pernah Berbagi atau Diam Saja ?!

Ya... Benar Anda Sudah MATI.

Karena Anda Tidak Berguna Lagi Bagi Orang Lain.

Yang hidup Dan Menghidupi Anda sekarang

ADALAH SESUATU YANG TIDAK BERGUNA BAGI ORANG LAIN.

Kecuali Hanya Berguna Bagi Diri Anda Sendiri.

Artinya Anda TIDAK BERARTI BAGI ORANG LAIN

Alias Anda ADA Atau TIDAK ADA Sama Saja.(jmg)

Salam dari :

Siapa Saya Dan Siapa Kamu ?


Seseorang itu adalah apa yang keluar dari mulutnya dan apa yg ia bagikan kepada orang lain.

Apa yang keluar dari mulutnya bisa dahulu,10,20 tahun yg lalu atau seminggu yg lalu.

Apa yg diabagikan kepada orang lain bisa 5 , 15 tahun yg lalu atau 7 hari yang lalu.

Seseorang yang tidak pernah mengeluarkan sesuatu dari mulutnya atau tidak pernah berbagi,tdk perlu ditakuti tetapi perlu dikasihani.Karena sesunggunya dia adalah bayi kurang nutrisi yg tdk pernah besar jadi dewasa.(jmg)

Saturday, November 21, 2020

Perjalanan kita bersama amat singkat

 

S E P É L E

Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota. Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik naik ke dalam bis dan duduk di samping wanita muda tadi. Tas-tas bawaannya yang berat dia tumpuk begitu saja di atas kursi, membuat wanita muda itu harus menggeser duduknya sambil setengah terjepit di antara tas-tas berat dan jendela bis.

Seorang pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kejadian itu dengan kesal, dan bertanya kepada wanita muda itu, "Kenapa kamu tidak bicara saja, katakan pada wanita tua itu bahwa kamu jadi terganggu..."

Wanita muda itu menjawab sambil tersenyum :

"Aku rasa tidak perlu bersikap kasar dan beradu argumentasi untuk sesuatu yang sepele seperti ini, perjalanan bersama kita ini terlalu singkat. Saya juga akan turun di perhentian bis berikutnya di depan nanti" (teruskan baca narasi penting berikut ... 👇👭 )

Jawaban wanita muda tadi sangat pantas untuk ditulis dengan huruf emas :

"Kita tidak perlu berdebat untuk sesuatu yang sepele. Perjalanan kita bersama amat singkat."

Kalau kita tahu bahwa perjalanan hidup ini begitu singkat, maka kita tidak akan mau membuang tenaga dengan terus mengeluh, merasa tidak puas, bersikap mencari-cari kesalahan... karena semua hanya membuang waktu kita di perjalanan yang singkat ini.

💌 Apakah seseorang sudah melukai bahkan menghancurkan hatimu ?? Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.

💌 Apakah seseorang Sudah Menghianati kamu, mengejek kamu, menipu atau bahkan menghina kamu ??
Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita sangat singkat.

💌 Apapun masalah yang dibuat oleh orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.

Tidak seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir.

Tidak ada orang yang tahu kapan dia akan tiba di perhentian bis yang berikutnya.
Perjalanan hidup kita bersama sangat singkat.
Mari kita saling memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan teman-teman kita.

Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan satu dengan yang lain.

Mari kita isi hidup ini dengan rasa syukur, bahagia dan selalu berbuat baik untuk sesama.

Hidup adalah WAKTU,
hargai waktu yang tersisa,
jalani hidup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.

Selalulah berbuat baik,
Selalulah menolong sesamamu,
Jangan pernah bersikap paling benar, dan berhentilah membicarakan kejelekan orang lain dan mengomel.

Nikmatilah hidup dan isi setiap detik, menit, jam, dan hari-harimu dengan kebaikan terutama pasangan hidup, bersama keluarga; ayah dan ibumu, jika mereka masih hidup muliakan mereka; anak-anakmu, saudaramu, handai-taulan, bahagiakan mereka semua selagi kamu masih punya waktu.

Lanjut usia adalah keniscayaan.Tidak ada yg bisa menolak nature untuk menjadi tua, terjadi perubahan anatomi. Tapi meski sudah lansia, kulit berubah menjadi keriput, rambut kepala menipis dan memutih semua, namun tetap berguna bagi diri sendiri dan sesama, yaitu Lansia yang senantiasa memancarkan aura cerah dan menarik, energik dan simpatik.

Jadilah Lansia yang memiliki ke 6 hal ini:
1 Pikiran yang tenang
2.Hati yang damai
3.Jauh dari kepura puraan
4.Tulus ikhlas ketika berbicara
5.Memberi sapaan dengan hati yang tulus
6.Menerapkan hidup berbagi

.Back to nature,
maka pikiran dan batin kita akan bersih dari segala energy negative. Dari hati yang damai, akan terpancar aura yang mampu menebarkan kesejukkan dan kedamaian, dimanapun kita berada.

Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan dan kejelekan orang lain.

Lihatlah Kebaikan...Lupakan Kesalahan..

_Tetaplah menjadi orang baik sampai akhir hidup-....🌞🌹🌹🌞

Kalau saya pernah menyakiti hati saudaraku/ sahabatku meski tanpa kusengaja, saya mohon dimaafkan
Bila sahabat atau saudaraku pernah menyakiti hatiku, aku sudah maafkan semua......
karena PERJALANAN hidup KITA TERLALU SINGKAT.🙏🙏

JANGAN PERNAH MENAGIH HUTANG

 JANGAN PERNAH MENAGIH HUTANG

Seorang ayah berpesan pada kedua anaknya,
Ingat 2 hal ini ya..
Pertama, jangan pernah kamu menagih piutang
Kedua,  jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung

5 tahun berlalu setelah sang ayah wafat,
Sang ibu datang menengok anak sulungnya 
“Wahai anak sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?”
Si Sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu…
Ayah bilang,  Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang yg tidak dibayar dan lama² habislah modal saya..
Terus ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang kantor saya selalu naik taxi, beginilah akhirnya"

Sang ibu merenung, lalu sang ibu pergi ke tempat si bungsu ,
Ternyata si bungsu sekarang menjadi orang sukses, Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti pesan ayah bu..
Pesan yg pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun tetapi saya beri sedekah sehingga modal saya menjadi berkah”.

Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, karena saya hanya punya motor, saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore”.

Mindset atau cara pandang yang berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula

Friday, November 20, 2020

Langit Menjadi Gelap Perlahan Lahan

 
Gbr Ilustrasi saja.
*LANGIT MENJADI GELAP, PERLAHAN LAHAN.*

Pemenang hadiah sastra Mao Dun, *Zhou Daxin*, menulis lnovel terbaru yang akan diterbitkan, *LANGIT MENJADI GELAP PER-LAHAN2*
(The Sky Gets Dark, Slowly). 
Ini eksplorasi sensitif usia tua dan dunia emosional lansia yang kompleks dan tersembunyi dalam masyarakat yang menua dengan cepat.
 
Di dalamnya ia menulis :
'Banyak orang tua berbicara seolah-olah mereka tahu segalanya, tetapi pada usia tua mereka sebenarnya sama bodohnya dengan anak-anak. 
Banyak lansia sebenarnya, sama sekali tidak siap menghadapi apa yang harus mereka hadapi ketika menjadi tua dan jalan yang ada di depan mereka.

Diantara usia 60 tahun, ketika mereka mulai menua, tepat sampai semua lampu padam dan langit menjadi gelap, ada beberapa situasi yang perlu diingat, sehingga anda akan siap untuk apa yang akan datang, dan tidak jadi panik.

 *1*. Orang-orang di sisi anda hanya akan terus berkurang jumlahnya.  
Orang-orang dari generasi orang tua dan kakek-nenek anda sebagian besar telah pergi, sementara banyak teman sebaya anda akan semakin sulit merawat diri mereka sendiri, dan generasi muda semua akan sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. 
Bahkan istri atau suami anda mungkin pergi lebih awal dari anda, atau lebih cepat dari yang anda harapkan, dan yang mungkin terjadi adalah hari-hari kehampaan....sepi. 
Anda harus belajar bagaimana hidup sendirian, untuk menikmati dan merangkul kesendirian.

 *2*. Masyarakat akan semakin tidak peduli pada anda. 
Tidak peduli seberapa mulia karier anda sebelumnya atau seberapa terkenal anda, penuaan akan selalu mengubah anda menjadi pria tua dan wanita tua biasa.  
Sorotan tidak lagi menyinari anda, dan anda harus belajar berpuas diri dengan berdiri diam di sudut, mengagumi dan menghargai keriuhan dan pemandangan yang datang kepada anda, dan anda harus mengatasi keinginan untuk iri atau menggerutu.

 *3*. Jalan didepan akan berbatu dan penuh dengan kesulitan. 
Patah tulang, penyumbatan kardio-vaskular, atrofi otak, kanker ... ini adalah semua tamu yang mungkin dapat mengunjungi anda kapan saja, dan anda tidak akan bisa menolaknya. 
Anda harus hidup dengan penyakit dan gangguan kesehatan, dan bahkan memandang mereka sebagai teman;  jangan berfantasi tentang hari-hari yang tenang dan stabil tanpa kesulitan di tubuh anda.  
Mempertahankan sikap jiwa positif dan olah raga yang tepat dan memadai adalah tugas anda, dan anda harus mendorong diri anda untuk terus melakukannya secara konsisten.

 *4*. Mempersiapkan hidup terikat di tempat tidur, kembali ke keadaan bayi. 
Ibu kita membawa kita ke dunia ini di atas ranjang, dan setelah melakukan perjalanan yang berliku-liku dan kehidupan yang penuh perjuangan, kita kembali ke titik awal -- ranjang -- dan ke keadaan harus dirawat oleh orang lain. 
Satu-satunya perbedaan adalah, dulu kita memiliki ibu untuk merawat kita; ketika kita bersiap untuk pergi, kita mungkin tidak memiliki kerabat untuk merawat kita.  
Bahkan jika kita memiliki sanak saudara, perawatan mereka mungkin tidak pernah menyamai perawatan ibumu;  anda akan, lebih mungkin daripada tidak, dirawat oleh suster perawat yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan anda, yang menyungging senyum di wajah mereka sambil menyimpan keletihan dan kebosanan di hati mereka.  
Berbaring diam saja lah dan jangan rewel. ingatlah untuk bersyukur.

 *5*. Akan ada banyak penipu dan pengecoh di sepanjang jalan.  
Banyak dari mereka tahu bahwa orang tua memiliki banyak tabungan, dan tanpa henti akn memikirkan cara untuk menipu mereka : 
'melalui telepon penipuan, pesan SMS, surat, makanan dan sampel produk, investasi kaya-cepat, produk untuk umur panjang atau pencerahan ... pada dasarnya, yang mereka inginkan hanyalah mendapat- kan semua uang anda. 
Waspadalah, dan berhati-hatilah, pegang uang anda di dekat anda. 
Orang bodoh segera akan berpisah dengan uangnya, jadi habiskan uangmu dengan bijak.

Sebelum langit menjadi gelap, perjalanan terakhir kehidupan secara bertahap akan semakin redup dan makin redup lagi;  secara alami, akan lebih sulit untuk melihat jalan di depan yang anda tuju, dan akan lebih sulit untuk terus maju. 
Dengan demikian, pada usia 60 tahun, akan lebih baik bagi kita semua untuk melihat kehidupan apa adanya, untuk menghargai apa yang kita miliki, untuk menikmati hidup selagi kita bisa, dan untuk tidak memikul masalah masyarakat atau urusan anak2 dan cucu bagi diri sendiri. 
Tetap lah rendah hati, jangan bertindak sebagai orang yang lebih tinggi karena usia anda dan merendahkan orang lain - ini akan menyakiti diri sendiri dan juga menyakiti orang lain. 
Seiring bertambahnya usia, semakin baik kita bisa memahami apa itu rasa hormat dan apa artinya. 
Di hari-hari terakhir kehidupan anda ini, anda harus memahami apa artinya, melepaskan keterikatan anda, untuk mempersiapkan diri secara mental.  
Jalan alam adalah jalan hidup;  ikuti arusnya, dan hiduplah dengan tenang.

 ******* Bacaan yang bagus, sangat indah, dan sangat benar !!!

Rasanya hari baru dimulai dan ... sekarang sudah jam enam sore.

Belum tiba pada hari Senin dan ini sudah hari Jumat.

 ... dan bulan hampir berakhir.
 ... dan tahun hampir berlalu.
 ... dan sudah 50 atau 60 atau 70 tahun hidup kita telah lewat. 
 ... dan kita menyadari bahwa kita kehilangan orang tua, teman2, dan kita menyadari bahwa sdh terlambat untuk kembali ...

Jadi ... mari kita coba untuk mengambil keuntungan penuh dari waktu yg tersisa.
Jangan berhenti mencari aktivitas yang kita sukai ...
Mari kita beri warna pada dunia kelabu kita ...
Mari tersenyum pada hal-hal kecil dalam hidup yang memberi balsem penyembuh di hati kita.

 Namun, kita harus terus menikmati waktu yang tersisa dengan tenang.
Mari kita coba menghilangkan kata *nanti*...
Saya akan melakukannya *nanti*  ...
 Saya akan mengatakan *nanti*...
 Saya akan memikirkannya *nanti* ...
 Kami menyisakan segalanya untuk *nanti* seolah-olah *nanti* adalah milik kita.

Karena yang tidak kita pahami adalah :
- *setelah itu, kopi mendingin* ...
- *setelah itu, prioritas berubah*...
- *setelah itu, pesona rusak* ...
- *setelah itu, kesehatan berlalu*...
- *setelah itu, anak-anak tumbuh*...
- *setelah itu, orang tua bertambah tua* ...
- *setelah itu, janji-janji dilupakan* ...
- *setelah itu, hari menjadi malam* ...
- *setelah itu, hidup berakhir* ...
Dan *setelah itu, kita sering baru sadar terlambat* ....

Jadi ... jangan tinggalkan apa pun untuk *'nanti'*...
Karena dengan selalu menunggu nanti, kita bisa *kehilangan* momen terbaik,
pengalaman terbaik,
teman terbaik,
Keluarga terbaik ...
Hari itu adalah hari ini.
Saatnya adalah sekarang.

Kita tidak lagi pada usia di mana kita mampu menunda sampai besok apa yang perlu dilakukan segera.

Jadi mari kita lihat apakah Anda punya waktu untuk membaca pesan ini dan kemudian membagikannya.

Atau mungkin Anda akan meninggalkannya untuk ... *nanti*.
Dan anda tidak akan 'pernah' membagikannya.

Bahkan berbagi dengan mereka yang belum 'senior'.

Selamat hidup baru. 
Semoga anda semua baik-baik saja dan bahagia 🙏🙏. 

(Diterjemahkan oleh E. Nugroho).

Thursday, November 19, 2020

PENGENDALIAN DIRI

https://nasihat.iniok.com/2020/11/pengendalian-diri.html
PENGENDALIAN DIRI

Paijo : "Kalo kitab suci agama anda dirobek & disebar dijalan apa reaksi anda?"

Biksu : "Ya,cetak lagi  saja..."

Paijo : "Anda tidak marah?"

Biksu : "Untuk apa marah? Dia yg membuat karma buruk tak akan menimpa saya. Kalau saya marah justru saya akan menciptakan karma buruk untuk saya"

Paijo : "Tidak takut agama anda jadi ternista?"

Biksu : "Tidak sama sekali. Orang cantik biarpun dibilang jelek seribu kali tetap saja cantik. Begitu pula orang baik biarpun dihina tak akan merubah yg baik jadi tidak baik.
Kuncinya pengendalian diri...."

Paijo : "Anda tidak kawatir penganut agama anda berkurang?"

Biksu : "Tujuan beragama kami adalah menebar kebajikan & menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan bukan untuk menjadi mayoritas dari sisi umatnya."
https://nasihat.iniok.com/2020/11/pengendalian-diri.html

Tags